Harnas.CO.ID
  • Home
  • Politik
  • Kesra
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Global
  • Nusantara
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Advertorial
No Result
View All Result
Harnas.CO.ID
No Result
View All Result
Home Politik

Tuntaskan Masalah Agama, PBNU: Perlu Libatkan Aktor-aktor Problematis

by Ridwan Maulana
04/10/2022
Tuntaskan Masalah Agama, PBNU: Perlu Libatkan Aktor-aktor Problematis

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Kiai Haji Yahya Cholil Staquf | DOK PRIBADI

Share on FacebookShare on TwitterWhatsapp

HARNAS.CO.ID – Pelibatan aktor-aktor problematis dalam Forum Agama G20 atau Religion of Twenty (R20) dinilai perlu sebagai salah satu upaya menyelesaikan masalah agama di dunia.

Menurut Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Kiai Haji Yahya Cholil Staquf, ada begitu banyak persoalan agama di berbagai belahan dunia, mulai dari Afrika, Eropa, Amerika hingga Asia Selatan dan Asia Tenggara.

“Dari perspektif tertentu akan dianggap kontroversial dan kemudian (perwakilan) dari India (dianggap) problematis dalam kaitannya dengan masalah-masalah agama,” katanya dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Senin (3/10/2022).

Ketua Umum PBNU yang juga penggagas sekaligus Ketua Bersama R20 itu mengakui pelibatan aktor-aktor yang dianggap problematis dalam forum R20 merupakan langkah yang berpotensi dinilai kontroversial.

Namun, dalam perspektif yang lain, dia menganggap justru hal tersebut merupakan upaya paling konkret untuk menyelesaikan problem agama di wilayah masing-masing karena harus ada komunikasi dengan pihak-pihak yang dianggap terlibat dalam masalah.

“Di sisi lain, dalam perspektif kami hal ini justru semacam engagement,” kata Gus Yahya, sapaan akrabnya.

Dia berpendapat, melibatkan diri dengan aktor-aktor yang mungkin dianggap sebagai aktor yang problematis adalah satu cara yang paling konkret untuk melakukan upaya penyelesaian masalah.

Oleh karena itu, forum R20 didesain sedemikian rupa agar pemimpin komunitas-komunitas agama berdiskusi secara terbuka, jujur, terus terang dan langsung mengarah kepada masalah pokok tanpa adanya pengingkaran.

“Ini perlu dilakukan secara konstruktif demi menemukan jalan keluar dari segala masalah yang dibicarakan,” ujar Gus Yahya.

Diskusi pertama akan membahas tentang hakikat masalah yang melibatkan agama-agama atau komunitas agama yang berbeda di dunia saat ini. Pada kenyataannya ada dinamika yang memprihatinkan terkait hubungan agama-agama di berbagai belahan dunia.

“Kita akan mendorong agar para pemimpin agama berbicara akar masalah tersebut,” kata ulama asal Rembang, Jawa Tengah, itu.

Para pemimpin komunitas agama juga mendiskusikan langkah yang perlu diambil secara bersama, termasuk di komunitas agama masing-masing untuk menangani akar masalah.

“Kalau ini sudah ada jalan dan ada titik terang, para pemimpin agama akan berada dalam posisi untuk menawarkan kontribusi agama bagi peradaban,” ujarnya.

Selama ini, Gus Yahya melihat dialog di antara para tokoh agama terlalu formal sehingga kurang terbuka. Di forum-forum agama sebelumnya ia melihat kurang ada keberanian secara jujur mengakui dan membicarakan masalah yang ada. Apalagi, masalah agama juga bersumber dari pengalaman sejarah.

Penulis: Ibnu Yaman

Previous Post

Cari Aktor Lain Terkait Suap Pengurusan Perkara di MA, KPK Konfirmasi Asisten Hakim Agung

Next Post

Tidak Boleh Sudutkan Polisi, Tragedi Kanjuruhan bukan Kesalahan Satu Pihak

Related Posts

Gus Lilur: Presiden Harus Pastikan Tidak Ada yang Berani Jual Namanya untuk Kepentingan Muktamar NU
Politik

Gus Lilur: Presiden Harus Pastikan Tidak Ada yang Berani Jual Namanya untuk Kepentingan Muktamar NU

PBNU Kerahkan Elemen NU Bantu Penyintas Banjir Sumatera, dari Sembako hingga Trauma Healing
Kesra

PBNU Kerahkan Elemen NU Bantu Penyintas Banjir Sumatera, dari Sembako hingga Trauma Healing

Telusuri Aliran Dana Korupsi CSR BI, KPK Bidik Anggota Komisi XI DPR
Hukum

Wasekjen GP Ansor Syarif Hamzah Jadi Pintu Masuk KPK Bongkar Penerima Duit Haram Kuota Haji

KPK Bisa Panggil Ketum PBNU Gus Yahya Terkait Penyidikan Kuota Haji
Hukum

KPK Bisa Panggil Ketum PBNU Gus Yahya Terkait Penyidikan Kuota Haji

Leave Comment

Terkini

Perjuangkan Pemekaran Provinsi, BPP DOB Luwu Raya Utus Tim Delegasi Hadiri Rapimnas-Konsolidasi CDOB di Jakarta

Perjuangkan Pemekaran Provinsi, BPP DOB Luwu Raya Utus Tim Delegasi Hadiri Rapimnas-Konsolidasi CDOB di Jakarta

Dari Tepian Sungai Han, Festival Indonesia 2026 Dekatkan Kemitraan RI–Korea kepada Masyarakat

Dari Tepian Sungai Han, Festival Indonesia 2026 Dekatkan Kemitraan RI–Korea kepada Masyarakat

Forum Jakarta Nahdliyin Serahkan Amicus Curiae untuk Gus Yaqut ke PN Jakarta Pusat

Forum Jakarta Nahdliyin Serahkan Amicus Curiae untuk Gus Yaqut ke PN Jakarta Pusat

Santap Nasi Liwet, Tito dan Ara Ngariung Bareng Sopir Truk Genteng di Purwakarta

Santap Nasi Liwet, Tito dan Ara Ngariung Bareng Sopir Truk Genteng di Purwakarta

Pekerja Platform Dinilai Butuh Peraturan Tersendiri, Terpisah dari RUU Ketenagakerjaan

Pekerja Platform Dinilai Butuh Peraturan Tersendiri, Terpisah dari RUU Ketenagakerjaan

Terpopuler

  • Iwan Bomba Ditengarai Menjadi Pihak di Balik Kriminalisasi Istri Mendiang Ferry Mursyiddan

    Iwan Bomba Ditengarai Menjadi Pihak di Balik Kriminalisasi Istri Mendiang Ferry Mursyiddan

    149 shares
    Share 60 Tweet 37
  • Diduga Cemari Nama Baik Bupati Biak Numfor, GPAI Laporkan LMHKN-Joe Lawalata ke Mabes Polri

    92 shares
    Share 37 Tweet 23
  • Sebagai Wujud Syukur, PT Metal Smeltindo Selaras Berbagi di Bulan Ramadhan 2023

    55 shares
    Share 22 Tweet 14
  • LSM Pemantau Kinerja Pemerintah Tolak Penetapan PT Anugerah Bangun Kencana

    49 shares
    Share 20 Tweet 12
  • Cari Aktor Lain di Proyek EDC BRI, KPK Dalami Peran Direktur Utama PT Integra Pratama

    48 shares
    Share 19 Tweet 12
Harnas.CO.ID

Mengulas isu terkini.

About Us

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kita

Kategori

  • Politik
  • Kesra
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Global
  • Nusantara
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Teknologi

Contact Us

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini : harnas.co.id@gmail.com
Alamat :
JL. Mampang Prapatan Raya NO. 26,
Kel. Mampang Prapatan, Kec. Mampang Prapatan,
Kota Adm. Jakarta Selatan
Provinsi DKI Jakarta
Kode Pos 12790

© 2022 Harnas.CO.ID.

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Kesra
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Global
  • Nusantara
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Advertorial

© 2022 Harnas.CO.ID.