HARNAS.CO.ID – Kerja bakti massal digelar Pemerintah Kota Jakarta Selatan (Jaksel) bersama TNI dan Polri di kawasan Jalan Inspeksi Ciliwung RW 07, Rawajati, Pancoran, Minggu (8/2/2026) pagi.
Kegiatan berskala besar melibatkan 600 personel gabungan guna mengantisipasi banjir itu dipimpin langsung oleh Wali Kota Jaksel M Anwar. Turut hadir Kapolres Metro Jaksel Kombes Pol I Putu Yuni Setiawan serta Komandan Kodim (Dandim) O504 Jaksel Kolonel Inf Amaraldo Cornelius.
“Kami melaksanakan kerja bakti massal bertajuk ‘Jaga Jakarta’ yang dipusatkan di tiga titik di wilayah Kelurahan Rawajati. Kegiatan ini melibatkan jajaran pemerintah tingkat kota, Forkopimko (Forum Koordinasi Pimpinan Kota), Kapolres, Dandim beserta jajaran, serta para Kepala Dinas terkait,” kata Wali Kota Jaksel M Anwar saat ditemui awak media di lokasi.
Terpantau, Wali Kota Anwar turun langsung membersihkan bantaran Sungai Ciliwung dari sampah dan tanaman liar. Langkah serupa dilakukan Kapolres Jaksel Kombes Pol I Putu Yuni Setiawan dan Dandim 0504 Jaksel Kolonel Inf Amaraldo Cornelius.
Pembersihan juga menyasar saluran dan pompa air agar tak tersumbat sampah. Selain itu, pengerukan sedimen lumpur Sungai Ciliwung juga dilakukan dengan dua alat berat.
Lebih lanjut, Anwar menjelaskan, kerja bakti sangat dibutuhkan oleh masyarakat seiring musim penghujan saat ini.
“Kami mengamati sedimen di Kali Ciliwung sudah sangat tinggi, karena itu kami melakukan pengerukan di area tepian sungai. Sebagian personel juga ditugaskan untuk membersihkan lingkungan di area perumahan warga,” ujar Anwar.
Dia pun menghimbau masyarakat konsisten menjaga kebersihan lingkungan. Sebab, sampah yang tidak dibuang pada tempatnya bisa mengakibatkan banjir hingga kerusakan pompa air.
“Kami berharap masyarakat dapat memahami pentingnya untuk tidak membuang sampah sembarangan,” ujar Anwar menegaskan.
Diketahui, selain Sungai Ciliwung, Pemkot Jaksel juga menormalisasi sejumlah kali penghubung dan saluran air lainnya demi mencegah banjir.
Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air (Kasudin SDA) Jaksel Santo mengatakan, selain personel, pihaknya mengerahkan dua unit ekskavator dan lima unit dump truck dalam kerja bakti skala besar ini.
“Kami mengerahkan dua unit ekskavator serta didukung oleh lima unit dump truck. Selain itu, terdapat sekitar 600 personel, termasuk pasukan pelangi, TNI, dan Polri, yang turut membantu di wilayah Jakarta Selatan,” kata Santo.
Ia menyebut, pembersihan di kawasan Jalan Inspeksi Ciliwung RW 07, Rawajati ditargetkan selesai hari ini. Sedangkan untuk pengerukan Sungai Ciliwung, ditargetkan tuntas dalam waktu kurang lebih dua bulan.
“Mudah-mudahan semua dapat berjalan lancar,” kata Santo didampingi Kepala Seksi Pemeliharaan Sudin SDA Jaksel, Junjung.
Santo memastikan, kegiatan kerja bakti dilaksanakan di seluruh kecamatan Jaksel.
Target utama pembersihan yaitu sungai-sungai yang berada di Jaksel melalui pengerukan kali, sungai, maupun saluran penghubung.
“Pusat kegiatannya berada di lokasi ini, tetapi pelaksanaannya tersebar di seluruh tingkat kota. Wilayah-wilayah lain juga akan kami jangkau secara bertahap untuk mengurangi genangan maupun banjir di wilayah Jakarta Selatan,” ujar Santo.
Sementara, Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol I Putu Yuni Setiawan mendukung penuh kegiatan kerja bakti massal tersebut. Langkah ini sebagai bagian dari program nasional kebersihan lingkungan.
“Polres Jakarta Selatan bersama Kodim mendukung program asri, aman, sehat, resik, dan indah. Kegiatan grebek sampah merulapakan wujud dukungan kami terhadap program pemerintah, khususnya Jakarta Selatan,” kata Putu.
Adapun Dandim 0504 Jaksel Kolonel Inf Amaraldo Cornelius memastikan sinergi antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah guna menjaga kebersihan lingkungan dan menekan risiko banjir.
“Melalui kegitan bersih-bersih ini, kami berharap lingkungan lebih terjaga dan masyarakat juga semakin sadar pentingnya menjaga kebersihan,” ujar Amaraldo menambahkan.










